LIBURAN KE GUNUNG KELIR
LIBURAN DITAHUN BARU
Cerita ini dimulai dari tanggal 29 desember 2017, awalnya kakak kelas saya yang bernama erlin mengajak teman teman untuk camping ke trenggalek diwaktu pergantian tahun 2017/2018. setelah tanggal itu ceritanya tidak terlalu penting jadi saya tidak menceritakanya. lanjut aja ke tanggal 31 desember dimana hari itu kami bersiap siap otw camping, sebelum camping saya dan teman teman berkumpul di rumah pak kasto dulu, karena yang tertua saat itu adalah pak kasto. saat semua berkumpul disana semua rencana hampir kacau karena mendengar cerita pak kasto, pak kasto bercerita banyak akan keadaan jalan menuju ke trenggalek, semuanya pun jadi tidak terlalu yakin untuk berangkat camping ke trenggalek, tapi karena sudah terlanjur menyewa mobil saya dan teman teman pun berembuk kembali untuk memutuskan kemana kita akan pergi camping. setelah beberapa jam berembuk kami mendapatkan beberapa pendapat kemana kita akan camping, ada yang mengusulkan camping ke gunung lawu, ada yang mengusulkan ke bukit cumbri, bahkan ada yang mengusulkan ke gunung pegat, dan dari semua itu tidak ada yang dipilih karena situasi dan kondisi tidak memungkinkan. akhirnya ada yang mengusulkan ke gunung kelir yang tepatnya berada di daerah darjo ngidul (saya sih bilangya selalu gitu. hhh....) setelah ada yang mengusulkan itu mereka semua pun setuju untuk camping disana. setelah mendapat persetujuan dari semuanya pak kasto pun mengabil mobil yang telah di sewa, beberapa jam menunggu mobilnya pun datang dan semuanya pung bersiap siap di mobil untuk otw ke gunung kelir. (di mobil otw ke gunung kelir). di perjalanan kami merasa gembira (walau hati gua rada panas ngeliat mantan gua duduk d samping temen gua) tapi semua itu saya jalanin karena saya sadar semua orang memiliki hak, saya pun mencoba untuk tidak meliat (mantan) yang duduk dengan teman saya. setelah otw beberapa waktu kami pun hampir sampai di lokasi mobil kami kehabisan bahan bakar. secara sih di speedometer bahan bakarnya full tapi ternyata tidak fulll di tangkinya. dua orang pun pergi untuk mencari bahan bakar. setelah menunggu kami dapat bahan bakar dan melanjutkan perjalanan. setelah sampai kami langsung mendaki ke puncak kelir, saya sih sudah berkali kali ke sana tapi yang lain kan belum, jadi yang lain masih terkagum kagum dari atas, diatas kami bersenang senang bersama (inginnya sih nyisipin gambar tapi terlalu lama nyari gambarnya jadi gk usah) langsung aja saya cerita pas malamnya aja, terlalu lama ngetik jadi pegel ke jari saya. pas malam itu menunggu kembang api menyala di kala tahun baru saya duduk berdua dengan kakak kelas saya yang bernama dewi lingga, dewi adalah teman sekelas dari mantan saya itu, saya sangat senang bisa bercerita bersamanya karena dia itu orangnya sungguh baik, dia tidak seperti yang aku bayangkian dulu saya dan adiknya kak erlin pun merasa sedikit punya perasaan kepadanya :). saya senang bisa bercerita denganya di malam itu, karena sebelum itu aku tidak pernah merasakan tahun baru ditemani oleh seorang cewek. teman teman saya yang lain sibuk dengan urusannya masing masing. ada yang nyanyi ada yang nggitar ada yang curhat pula. tapi aku tidak terlalu peduli dengan itu karena aku sedang sibuk sendiri. setelah kembang api berahir kami pergi tidur bersama 9 orang di satu alas :D. yang tadinya dingin merasa hangat karena tidurnya (umpel umpelan) biasa orang jawa biasanya bilangnya begitu. malam pun berlalu dan kami ke sebuah air terjun yang berlokasi di sekitar girimanik, kami pun berjalan ke air terjun itu, tapi aku bersama dewi berjalan berdua dibelakang :). setelah sampai kami mandi air terjun yang dinginnya minta ampun (airnya seperti es) setelah merasa kedinginan kami pulang ke rumah kak yelfi, disana saya baru sadar kalau terkena lintah, dan bukan saya saja yang terkena lintah, danu, aldi, yelfi pun juga terkena lintah. semua pun jadi takut dengan lintah karena bekas gigitan lintahnya keluar darah terus, saya sih cuek dengan darah itu, saya biarin sampai darahnya kering dan tidak keluar lagi darahnya. setelah semuanya istirahat kami pulang ke rumah pak kasto untuk mengambil motor masing masing dan pulang
TAMAT
Komentar
Posting Komentar